Monday, 15 February 2016

#404 Page Not Found

It's V+1 so yeah it's a Valentine's Day post. Got some 'romantic' things to tell here, as usual.

First and foremost.

A Copy of My Mind.

Jeez. The only local film I have seen twice in cinema. I personally think it's one of the best, if not THE BEST, romance local films ever made. Of course it's just me, but whatevs.

Next.

Yesterday, during weekend, I saw two men proposing to their girlfriend. It was work so yeah *we* made it happen. Obviously those girls said yes, but part of me wanted them to say no just for the lulz, but alas.

They were very emotional. I wonder why.

This whole thing is a story premise, really. A guy who doesn't believe in marriage (and anything romantic, really) must work for a team whose job is to help guys propose to their girlfriend in the most romantic ways.

Gotta write it down one day.

And finally.

I might have just secured my first screenwriting gig.

A romance series.

Haha.

Let's see how everything goes, then.


Wednesday, 1 April 2015

#403: April Fools? You Decide

I think I just got someone fired at the office.

I feel *partially* guilty, but hey, it's not like he was faultless.

Sunday, 1 March 2015

#402 This is The Valentine's Day Post

It's late by around 2 weeks. I know. I don't care.

Just want to rant a little bit here. Blow of some steam. One that I'm not entirely sure people can relate to.

You know those moments, where you think you got this idea, the one where you're screaming "Eureka!" deep inside (or out loud, whatever floats your boat), and you're pretty sure it could lead you somewhere, only to find out someone else have already thought of your idea, throwing yours to abyss and leaving you with nothing to pick up.

Well, I just had those moments.

Last year I thought of a story idea that I found very interesting. I'm not gonna say it's a masterpiece of an idea or anything, but I like it A LOT since it's pretty much a manifestation of my exasperation from working on my office. 

And guess what, several other people liked the idea. And these people aren't your Average Joes, no, I'm talking filmmakers, people in the industry. No shit. I'm talking contracts and other deals.

All seems well.

Except not really.

Just recently, I found out that over there in Hollywood they are currently making a film with a fucking similar idea. Pure coincidence. They weren't messing around either, it has George Clooney and Julia Roberts for fuck's sake.

Got no other choice but to scrap it, then.

Aaaah.

What is this feeling.

Tuesday, 18 March 2014

#401 The Final Point

Perjalanan karier gw emang ada-ada aja.

Baru-baru ini bos gw ngabarin kalo gw disuruh ngerjain proyek baru. Proyek yang ini dikerjainnya di Situ Lembang, dan gw harus nginep di sana selama 30 hari full. Semua fasilitas, dari air panas, AC, sampe wifi lengkap disediain.

Lah, terus masalahnya dimana?

Gini... gw nggak tau banyak tentang Situ Lembang, tapi yang gw denger di situ banyak babi hutan berkeliaran. Dan, yaa gw nggak tau banyak tentang babi hutan, tapi yang gw denger mereka itu SUKA MAKAN ORANG.


(Babi hutan di foto ini baru berumur 6 bulan)

Gw nggak bercanda. Coba aja google, banyak artikel yang bilang kalo babi hutan itu berbahaya dan banyak kasus dimana mereka nyerang sama makan orang. Sumpah serem abis.

Ini bikin gw merinding. Gimana nasib gw nanti di Situ Lembang? Gimana kalo gw lagi jalan asyik-asyik menikmati pemandangan Situ Lembang, tiba-tiba ada babi hutan mengendap-endap di belakang gw sambil mikir "YEAH MAKAN SIANG" dan langsung ngegigit kepala gw ampe putus? Gimana kalo gw lagi browsing asyik-asyik di basecamp, tiba-tiba pintu kamar gw didobrak 5 ekor babi hutan yang ngomong "LO PIKIR LO AMAN DISITU HAH" dan gw dimakan rame-rame?

Ada banyak cara gw bisa mati. Gw bisa aja mati gara-gara sakit, ketabrak busway, ato diculik psikopat terus dimutilasi hidup-hidup, tapi dimakan babi hutan? Gila, bener-bener nggak ada harga dirinya.

Bayangin, kalo gw beneran mati dimakan babi hutan, pemakaman gw nanti suramnya bakal kayak apa. Gw bisa ngebayangin nanti percakapan salah satu tetangga yang ngelayat sama nyokap gw bakal kayak begini:

"Saya turut berduka cita... ngomong-ngomong boleh tahu anak ibu meninggalnya kenapa?"

"Dimakan babi hutan."

Di momen ini si tetangga pasti langsung mati-matian nahan ketawa. Ato malah dia langsung ketawa terbahak-bahak nggak terkendali sampe muncrat dan ludahnya kena muka nyokap gw.

Gw sih agak berharap aja proyek ini nggak jadi jalan. Jujur lah, orang kayak gw ini nggak cocok di lokasi-lokasi outdoor begitu. Gw mah pasnya disuruh nongkrong aja dibelakang layar monitor... ngetik-ngetik nggak jelas.

eh, emang babi hutan di situ lembang segede apa sih?

Friday, 28 February 2014

#400 Empat Ratus

Postingan ke-400!

Gokil.

Dulu waktu pertama bikin blog ini, gw pikir gw cuma butuh 2-3 tahunan buat nyampe postingan ke-400. Ya iyalah, di tahun pertama gw ngeblog, tahun 2009, gw bikin lebih dari 200 postingan. Sekarang gw malah agak heran, waktu itu gw mikir apaan yak bisa bikin banyak postingan nyampah nggak penting kayak gitu...

Gw inget waktu itu mulai ngeblog disini gara-gara ngeliat blog temen gw si Audi (sebelumnya kan blog gw asal-asalan doang di Kaskus). Terus sempet nulis unek-unek tentang segala hal di kampus. Eh terus entah gimana caranya, temen-temen gw nemu blog ini, sampe akhirnya beberapa ikutan ngeblog. Yaa boleh lah gw ngaku-ngaku jadi trendsetter gitu, bikin temen pada ikutan ngeblog, hohoho.

terus sekarang mereka semua udah pada jarang malah ato malah berhenti ngeblog, haha



(iseng googling '400', nemunya beginian)

Lanjut terus ah sampe postingan ke 444~

Sunday, 23 February 2014

#399 Metric Fantasies - Your Valentine's Day Post

Iye, ini postingan Valentine yang biasa gw bikin. (oke ini telat banget, sori, biasa lah orang sibuk) 

Dan seperti postingan-postingan Valentine yang biasa gw bikin, saatnya gw nyeloteh tentang CINTA. Shedaaap. 

hmm

Eh kalo gw pikir-pikir males ah ngomongin cinta, ngomongin yang lain aja deh. Yuk. 

Beberapa hari kemaren, gw kejebak di lift. Berduaan. Sama Olivia Jensen. 

Serius. Olivia Jensen yang itu. Yang artis itu loh, yang maen film sama sinetron sama entah apa lagi lah. Ah kalo lo nggak tau, udah pokoknya dia cakep deh. Apa lagi dulu waktu rambutnya masih pendek, mmm... 



 (picture taken from KapanLagi, as if that logo on the bottom isn't clear enough

Itu fotonya dulu, entah berapa tahun yang lalu. Rambutnya masih pendek. Parah. Suka banget gw. Sayang sekarang rambutnya udah dipanjangin, gw jadi kurang suka, masang fotonya disini aja males... Gw paling nggak suka cewek yang rambutnya panjang ala-ala model iklan shampo gitu.

Gw sendiri nggak ngerti kenapa, tapi menurut gw rambut panjang tipikal iklan shampo gitu ngebosenin. Kayak... standar aja gituh, tipikal. Pokoknya, kalo soal rambut cewek, ini preferensi gw: 

1. Rambut pendek >>> rambut panjang 
2. Sebisa mungkin harus bisa dibikin ponytail, yang artinya pixie cut = go to hell. (with a very few exceptions) 
3. Poni itu wajib, pamer jidat itu hukumnya haram. 

Tapi kayaknya mau rambutnya gimana juga tetep yang penting muka sih. Kalo cantik mau botak juga bebaaas. 

Udah ah, balik lagi ngomongin insiden di lift. Kejebak bareng Olivia Jensen. 

Kejadiannya di sebuah hotel di Bandung. Gw di lift sendirian, lagi turun mau sarapan. Eh si Olivia masuk. Terus ya udah deh liftnya nggak mau gerak, pintunya juga nggak mau kebuka. Liftnya stuck. 

Kita langsung panik (padahal cuma di lantai 2). Kita coba make jalur emergencynya, tapi ternyata nggak nyala. Mau gedor sana sini juga nggak ada yang denger. Akhirnya kita pasrah, duduk selonjoran sambil nunggu bala bantuan. Baru deh kita kenalan. Terus kita mulai curhat-curhatan. Dari masalah keluarga, kerjaan (ternyata jadi artis itu susah!), sampe masalah cinta. Akhirnya setelah beberapa jam, kita mulai saling jatuh hati. Kita mulai merasa menemukan belahan hati yang kita cari selama ini. Empat jam setelah kita stuck di lift itu, akhirnya kita berhasil ditolong, dan semenjak itu juga kita mulai berpacaran. Baru tadi siang gw anterin dia buat motong rambutnya jadi pendek.

...

Yah oke, nggak gitu juga sih, film-film romcom murahan juga nggak sekatro itu. Kenyataannya kita stuck nggak nyampe 10 menit, dan itu juga gara-gara salah mencet tombol lift (haha). Nggak ada tuh yang namanya kenalan ato ngobrol-ngobrol sedikit pun. Emang kejadiannya kerasa awkward banget sih, tapi ya udah... gitu doang. Tapi setidaknya gw bisa pamer ke anak cucu gw kalo gw kejebak di lift berduaan sama Olivia Jensen.

Udah ah, segitu aja. Cerita ini juga emang nggak ada hubungannya sama Valentine (ini kejadiannya 2 hari setelah Valentine seinget gw), ya udah lah ya. Setidaknya postingan ini masih ada bumbu-bumbu romansanya.

...dan gw secara gamblang ngasi tau tipe rambut cewek yang gw suka. Kalo ngomongin seluk beluk percintaan gw, itu penting banget.

Saturday, 25 January 2014

#398 Would You Like Some Fries with That?

Selamat malam semuanyaaa! Kembali lagi di sesi Interview Bersama GrimmJaw! Dimana sang maestro GrimmJaw yang super cool dan keren akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kita berikan! Mari kita mulai sesi menyenangkan ini, GrimmJaw, apa kabar?

>Baik.

Senang mendengarnya! Bagaimana kesibukan di kantor? Apakah semakin seru? Semakin menyenangkan???

>Biasa aja.

Apakah ada update terbaru dari kisah cinta GrimmJaw yang terus berkembang layaknya sinetron yang tak pernah tamat?

>Nggak ada.

Okee, jelasin dong aktivitas-aktivitas GrimmJaw yang seru belakangan ini!

>Gak ada, semua biasa-biasa aja.

Ah tai lo dari tadi jawabnya nggak niat gitu. Kita tutup aja dah sesi interviewnya.

>Yee ngambek. Ya udah deh lo mau nanya apa, gw jawab agak panjang.

Oke kalo gitu... kita mulai dari yang pertama! Kesibukan! Terutama yang berkaitan dengan kantooor! Ceritain dong kesibukan GrimmJaw!

>Ya gitu deh.

Wah lo emang anjing ye--

>Iya iya oke oke, gw jawab. Kerjaan-kerjaan kantor bikin gw super sibuk dan hampir nggak punya waktu buat diri sendiri.

Aaah masa...?

>Kalo nggak percaya liat aja jumlah postingan blog ini tahun kemaren.

Oh iyak bener juga, cuma 3... itu yang postingan serial aja terbengkalai.

>Nah, itu akibat gw terlalu sibuk. Ya biasa lah, gw emang orang sibuk gitu, kerjaan banyak, nggak punya waktu buat ngeblog, nggak punya waktu punya hangout, emang sibuk gitu deh gw, kerjaan nggak abis-abis, biasa lah, namanya juga pekerja keras--

Oke, stop stop stop itu udah mulai pamer nggak jelas. Kalo lo emang super sibuk, kenapa lo sekarang ngeblog lagi?

>Gw udah berikrar nggak mau ngebahas hal ini. Males tiap kali bikin postingan isinya "Gw bakal rutin ngeblog lagi!" ampe sejuta kali nggak kejadian juga. Udah ah, ganti topik.

Baiklah. Gimana kantor? Gimana kabar sitkom yang waktu itu lo kerjain?

>Itu mah udah batal dari jaman kapan. Pilotnya nggak diapprove sama bos-bos. Nggak jadi diproduksi deh programnya. DAN ITU BUKAN SALAH GW.

Terus lo ngerjain program apa di kantor lo?

>Habis gw ngerjain itu, gw pindah ke program komedi lain yang BATAL TAYANG juga, sebelum akhirnya pindah ke program variety (katanya) sampe akhirnya baru-baru ini gw dipindah lagi. Programnya masih pilot sih, tapi kemungkinan udah pasti jalan.

Wow! Seru sekali! Sekarang ceritain dong tentang kehidupan asmara GrimmJaw...

>Haha, ini emang seru sih... jadi gini...

Yak! Berakhir sudah sesi Interview Bersama GrimmJaw kita malam ini! Terima kasih banyak GrimmJaw! Pemirsa, saksikan episode berikutnya di Interview Bersama GrimmJaw di lain waktu! Goodbye!

>Eh bangsat lo ye gw baru mau cerita-